Selamat Datang di Website Pemerintah Kabupaten Musi Rawas

Home UMUM Pemkab Mura lakukan lelang Aset Daerah.

Pemkab Mura lakukan lelang Aset Daerah.

Diposting Tanggal: 27 Jul 2017 | Dilihat : 72 Orang | UMUM

musirawaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah kabupaten Musi Rawas melelang setidaknya 75 kendaraan yang merupakan Aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) dilelang. pelaksanaan lelang yang dipusatkan di Auditorium Pemkab Mura kamis, 27/7.

lebih dari sebagian peserta lelang masih melakukan kesalahan dalam penulisan administrasinya. Hal tersebut, tentunya menimbulkan protes dari peserta lelang, dan menganggap pelelelangan tidak sah, namun pejabat lelang tetap dengan kesepakatan yang dilakukan di awal lelang bahwa yang tidak lengkap administrasinya  penawarannya dianggap batal.  

sebagian peserta lelang di dominasi oleh pengusaha dan pemilik showroom namun masih ada beberapa peserta yang berasal dari masyarakat umum, dan ada juga pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mura. Sebab, memang untuk peserta tidak terkecuali, artinya semua golongan masyarakat dapat mengikutinya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mura Zulkifly Idris, S.Sos,MM melalui Kabid Aset Daerah Komarudin mengatakan, palaksanaan lelang kali ini sebanyak 75 kendaraan baik roda dua maupun roda empat, namun jumlah tersebut ada yang dibatalkan, lantaran pada saat pengusulan ada kendaraan yang tidak ada.

"Karena proses PTGR jadi ada mobil empat motor dua, sisanya lelang semua, lelang ini melalui Kementrian Keuangan. Sekarang ini pelaksanaan non-konvensional," kata Komar.

Disinggung mengenai sepinya peminat lelang lanjut ia, hal tersebut bukanlah kewenangannya, sebab sebelumnya pun sudah diumumkan baik melalui media cetak maupun elektronik lainnya. "Lelang aset ini apa adanya termasuk skret dan sebelumnya pun mereka sudah melihat kondisi barang, karena sudah diumumkan. Satupun tidak ada yang diarahkan, mutlak menjadi kewenangan kementrian keuangan," tutur ia.  

Sementara itu, Mochammad Angga Firmansyah Pejabat Lelang mengatakan, dalam pelaksanaan lelang ketidak puasan dan protes dari peserta sudah menjadi  hal biasa, tapi pada dasarnya pelaksanaan lelang tetap dijalankan dengan baik sesuai peraturan yang ada. Sedangkan untuk kondisi kendaraan, dimana seluruh peserta pada prinsipnya sudah mengetahui kondisi barang yang akan dibeli, dan menerima resiko baik dari fisik maupun non fisik.

"Seperti surat menyurat dan pajak atau resiko lainnya. Jadi kita anggap semua pembeli sudah terkondisi, dan disini pembeli dilarang protes terhadap barang karena sudah ada ketentuan bahwa barang yang dilelang itu etis dan apa adanya," ucapnya.

Sistem pelaksanaan lelang kali ini sambung ia, mengunakan sistem e-konvensional merupakan lelang yang dilakukan dihadapan Pejabat Lelang secara langsung.
"Sistem ini dimana bendahara menerima uang jaminan, kita hutang uang jaminan. sekarang uang jaminan kita pakai sistem elektronik. Jadi meminimalisir kita pegang uang, dan penyetoran dan pengembalian uang jaminan otomatis memakai sistem," ungkapnya.

Lebih jauh dirinya menjelaskan, dimana sistem tersebut suduah dijalankan sejak 2015 lalu dan merupakan terobosan baru yang memadukan antara lelang konvensional dan elektronik. Dirinya mengaku tidak mengetahui banyaknya peserta yang diduga merupakan pengusaha atau pemilik sorum, padahal pemberian sosialisasi sudah dilakukan secara maksimal.

Dan untuk kedepan saya menginginkan supaya pelaksanaan lelang ini tanpa harus kehadiran peserta. supaya meminimalisir intervensi, saling curiga dan kecurangan,tutupnya. (Diskominfo & Statistik)


Tags :   

Polling

Bagaimana Tampilan Website ini ?

Bagus Sekali
Lumayan Bagus
Sederhana
Tidak Menarik

Agenda Terbaru

# Agenda
Agenda Lainnya
  Hit Today : 811
  Total Hit : 2710
  Visitor Online : 5
  Total Visitor : 607
  IP Anda : 54.198.133.40

PEMERINTAH KABUPATEN MUSI RAWAS

Jl. Lintas Sumatera Kab. Musi Rawas
Sumatera Selatan



Link Terkait